PT. Hero Intiputra Mendonasikan 334 Alat Tes Swab Antigen untuk Karyawannya

Salah satu jaringan usaha Hero Group, PT. Hero Intiputra, perusahaan distributor mainan, retail & properti ikut berdonasi sebanyak 334 alat tes antigen melalui Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia. Alat tes itu akan digunakan untuk melakukan pengetesan kepada karyawan mereka.

Di Hero sendiri sebenarnya pengetesan rutin dilakukan, baik ketika ada acara tertentu, jika terdapat temuan kasus Covid-19 atau ketika salah satu karyawannya terlihat mengalami gejala terinfeksi virus Sars-Cov-2.

Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penggunaan alat tes antigen, beberapa bulan belakangan, Hero mulai menggunakan alat tersebut sebagai prasyarat bagi karyawannya untuk memasuki lingkungan kantor, “tes antigen digunakan untuk screening reguler,” Kata Ahmad Zainuddin Hamidi, General Manager HRGA (Human Resource & General Affair) PT. Hero Intiputra. Ditambah lagi, putra pendiri Hero, Ipung Kurnia adalah salah satu insiator dari Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia.

Pada tanggal 18 dan 25 Januari, Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen untuk Indonesia dan PT. Hero Intiputra menggelar pengetesan di tiga kantor perusahaan, yakni di wilayah Pondok Gede, Gatot Soebroto, dan Narogong. Dari total 334 karyawan PT. Hero Intiputra yang ikut dites, ada sepuluh orang terdeteksi positif Covid-19.

Bagi karyawan yang terdeteksi positif di PT. Hero Intiputra, akan dikoordinasikan dengan satuan tugas Covid-19 setempat atau puskesmas terdekat. Kemudian perusahaan akan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap rekan-rekan kerja yang kontak langsung dengan pasien. “Pasien hanya diperbolehkan masuk kerja lagi jika pesien dan keluarga yang terimbas sudah menunjukkan hasil negatif pada test PCR,” terang Ahmad Zainuddin Hamidi.

Pandemi yang sudah berlangsung setahun ini sudah barang tentu berdampak bagi perusahaan tempat Ahmad bekerja. Tapi menurutnya, mereka akan tetap waspada: berusaha menjalankan protokol kesehatan yang ketat, dan tetap melakukan pengetesan dan pelacakan kasus dilingkungan kantor. “Kami berusaha sebaik mungkin menyiasati dan menangani masalah agar stabilitas dan kontinuitas bisnis tetap terjaga, dan komit untuk menangani kasus yang ada dengan cepat dan akurat, dengan tetap memperhatikan petunjuk dan anjuran pihak yang berwenang,” tutupnya.

Published by Arief Bobhil Paliling

amateur

Leave a Reply

%d bloggers like this: